MENCINTAI WANITA DAN KECANTIKAN

Semua wanita di dunia ini ingin terlihat cantik, untuk apa untuk dapat
diperhatiakan dari lingkungan sekitar, sahabat, keluarga, terutama oleh
kekasih hati. Sehingga banyak wanita yang rela melakukan apa saja agar dapat
predikat cantik. Hal ini wajar baik wanita usia muda, maupun yang sudah
berumur pun akan senang jika mendapat pujian cantik.
Saat ini baik disadari ataupun tidak kecantikan wanita sudah
menjadi industri yang menggiurkan, dari usaha salon kecantikan, produk
kosmetik, produk obat-obatan pelangsing tubuh, produk apearel, produk
fashion dan bahkan paranormal pun laku untuk pemasangan susuk agar seorang
wanita terlihat cantik. Menandakan begitu terobsesinya wanita dengan
kecantikan.
Tanpa sadar banyak wanita saat ini dari wanita ABG, Remaja,
Dewasa, dan usia cukup berumur yang menjadi objek dari suatu industri
kecantikan untuk merawat kecantikan dan tubuhnya demi kecantikan yang
ditentukan oleh industri kecantikan dengan parameter yang sengaja diciptkan
suatu industri.
Sungguh menyedihkan saya melihat beberapa wanita yang terobsesi
untuk menjadi cantik dengan cara operasi kecantikan untuk merubah bentuk
bagian tubuhnya dengan cara operasi plastic, yang terkadang bila dilakukan
bukan orang yang professional maka bukan kecantikan yang didapat, malah
perubahan yang menyedihkan, bahkan bisa berakibat fatal berupa kematian.
Menurut pribadi saya penilaian kecantikan itu adalah relative,
penilaian tentang kecantikan abstrak dan berubah-ubah, tidak ada standar
kecantikan yang pasti, dari jaman-ke jaman konsep kecantikan selalu
berubah-ubah. Dalam jaman serba komersil ini citra cantik merupakan sebuah
komoditas yang dapat dibuat sesuai persepsi sesuai indutri kecantikan, dan
tanpa disadari banyak wanita menjadi korban kecantikan. Banyak industri
mempersepsikan kecantikan dengan menampilkan sesok wanita yang ideal.
Suatu pertanyaan dari saya.. apakah dengan kita memakai produk
tersebut kita bisa seperti model iklan yang ditampilkan…?, maksud saya jika
kita memakai produk pemutih, yang berubah hanya warna kulit kita, apakah
wajah, rambut, dan penampilan kita seperti ikon iklan pada produk kecantikan
tersebut, jawaban saya tidak. Apakah dengan memakai suatu rancangan model
pakaian dari suatu merk terkenal yang mahal kita akan berubah penampilan
kita seperti model iklan merk tersebut…? Jawabannya saya tidak…
Banyak
wanita yang rela dan tidak fikir panjang untuk mengeluarkan biaya hanya
untuk impian dengan predikat cantik.
Bahkan saat ini diindonesia terdapat suatu konsep pemikiran
bahwa wanita belasteran antara pribumi dengan bangsa eropa, ataupun bangsa
lain, lebih cantik dari wanita pribumi…? Menurut saya tidak selalu. Tetapi
pencapan atau konsep yang ada mencap wanita belateran atau biasa disebut
indo, dengan kulit putih, hidung mancung dan bertubuh tinggi itu cantik.
Yang membuat wanita pribumi kurang percaya diri untuk disbanding dengan
wanita indo tersebut.
Menurut saya yang tidak memiliki ilmu tentang kecantikan,
kecantikan itu berdasarkan rasa percaya diri, keunikan pribadi, dan tidak
terpaku pada dimensi visual yang dapat di lihat mata, keperibadian yang
menarik bisa membuat suatu wanita terlihat cantik dan menarik. Dan
kecantikan bisa terpancar dari karakter, prilaku dan pengetahuan.
Jadi kenapa kita harus mengikuti konsep cantik yang dituangkan
oleh dunia industri kecantikan, saya percaya semua wanita adalah cantik,
hanya tinggal menimbulkan kepercayaan diri, saran saya kepada semua wanita
jangan selalu menjadi korban kecantikan industri. Tunjukan jati diri
sendiri. Karena anda wanita semuanya cantik. Jadi banggalah menjadi diri
sendiri. Karena anda cantik.
Terinspirasi banyak sahabat wanita yang rela berkorban harta yang tak
ternilai hanya mendapat sebutan cantik. Bila tulisan saya terdapat kata-kata
yang tidak berkenan saya mohon dimaafkan. Saran dan kritik dapat ditujukan
di [EMAIL PROTECTED]
"Cantik fisik akan sirna bersama usia, cantik hati dan prilaku akan terus
terpelihara seumur hidup kita"

Tidak ada komentar:
Posting Komentar